Jembatan, Ikon Instagramable di Kota Ambon

JEMBATAN.ID – Usai diresmikan pada April 2016 lalu, Jembatan Merah Putih (JMP) jadi ikon baru Kota Ambon. Rangka serta struktur jembatan yang megah jadi detil latar yang menarik untuk diabadikan dalam foto. Belum lagi pemandangan dalam Teluk Ambon yang tampak memesona dengan langit biru diapit dua gunung.

Sejak dibuka hingga saat ini, jembatan tak pernah sepi. Sepi bukan dari pengguna jalan saja tapi warga yang berfoto atau pengendara yang menepi untuk mengabadikan gambar. Apalagi saat malam, lampu-lampu warna warna jadi magical view yang apik. Berbagai unggahan di media sosial pun bertebaran dengan lokasi JMP. Dari pencarian kami ada sebanyak 5.515 unggahan dengan tagar #jembatanmerahputihambon.

Anak-anak sekolah berfoto diatas JPO

Tak hanya sekadar berswafoto atau foto model berlatar jembatan. Tapi juga dijadikan latar syuting video clip. Pesona JMP belum juga usai, kini muncul lagi ikon berikut. Jembatan Wairuhu, Galala. Jembatan yang baru diperbarui awal tahun itu saat malam tampak begitu ekstravagansa.

Cat kuning pada struktur jembatan membiaskan permainan lampu yang mewah. Cobalah melintas saat malam di situ, kita seolah disambut meriah dengan lampu lampu indah di langit malam. Tak butuh waktu lama, usai diresmikan banyak anak muda yang tiap malam berfoto di situ. Seolah jembatan di Ambon selalu mempunyai daya pikat besar.

Nah belum genap setengah bulan Jembatan Wiaruhu bersinar, Ambon kedatangan ikon baru. Yup, bisa ditebak ikon baru itu adalah jembatan. Kali ini bukan jembatan yang umum dilalui melainkan JPO atau jembatan penyeberangan orang yang lokasinya berdekatan dengan JMP dan Jembatan Wairuhu.

JPO yang membentang di atas Jalan Jenderal Sudirman depan Maluku City Mall (MCM) itu merupakan JPO pertama dan satu satunya di Kota Ambon dan Maluku. JPO yang dibuat persis dengan JPO yang ada di Jakarta itu kini jadi lokasi berfoto ikonik baru di Ambon. “Asik sa, katong bisa liat jalan dari atas, lampu lampu. Bagus,” ujar Putri Violita. Putri seorang pejalan kali yang berpose bersama teman temannya di atas JPO.

Sejak mulai diaktifkan akhir Mei 2018 lalu, JPO makin ramai. Ramai oleh pejalan kaki yang hendak menyeberang maupun warga yang hendak berfoto. Saat kami mencoba berjalan di JPO tampak lebih dari lima orang yang sengaja berhenti di tengah JPO untuk berfoto. Latar City light merupakan incaran mereka.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon, Robby Sapulette tak menampik JPO bakal menajdi tren atau ikon baru. “Tapi JPO dibuat biar pejalan kaki bisa menyeberang dengan aman,” terangnya secara terpisah. Kehadiran JPO sangat penting untuk para pejalan kaki. Pasalnya lokasi penyeberangan depan MCM tidak aman dan ramah sama sekali. Tak ada zebra cross atau marka jalan untuk pehalan kaki. Median jalan yang ditempati separator beton pun dijadikan tempat berhenti untuk melanjutkan penyeberangan.

Untuk itu pihaknya mengupayakan agar JPO dapat difungsikan sebagaimana mestinya, yakni bagi keselematan pejalan kaki. “Kamu juga minta pihak MCM untuk tutup jalan depan biar tidak ada lagi yang menyeberangan,” lanjutnya.  Kehadiran JPO memang dirasa amat menolong warga sekitar maupun pengunjung yang hendak menuju pusat perbelanjaan itu. Hanya saja perlu diperhatikan, aktifitas memotret dari atas bisa saja mengganggu para pengguna jalan bahkan membahayakan diri sendiri. Pasalnya di sisi kanan dan kiri hanya dipasangi railing, sebab JPO memang untuk aktifitas pejalan kaki.

Tags: #Ambon #Instagramable #JPO #Maluku

Must read×

Top