Metode Pemasangan dan Perakitan Jembatan Gantung

JEMBATAN.ID – Jembatan gantung adalah jembatan yang menggunakan hanger (kabel baja) dan kabel utama untuk penggantung dan tarikan dari kedua sisi ujung jembatan.

Pendukung untuk bangunan jembatan gantung perlu adanya

• blok angkur
• menara portal
• dan girder lantai.

Berikut metode pemasangan dan perakitan jembatan gantung:

1. Langkah Menyiapkan Pondasi dan Blok Angkur

Kabel utama yang di tarik dan di tahan oleh blok angkur

Sebelum memulai pekerjaan bangunan bawah jembatan, perlu dipertimbangkan beberapa hal dalam menempatkan jembatan gantung dan kaitannya dengan medan yang dijumpai  dilapangan.
1. Arah jembatan diusahakan tegak lurus dengan aliran sungai
2. Letakkan bangunan bawah blok angkur pada bagian tanah yang sudah stabil.
3. Jarak bangunan bawah dari tepi sungai harus cukup aman terhadap erosi atau tanah longsor dengan jarak +5,00 meter dari bibir sungai.
Pada saat pengecoran blok angkur utama, harus diperhatikan sudut kemiringan batang as waltermur utama yaitu 21,80 derajat terhadap bidang mendatar.

2. Langkah Merakit dan Mendirikan Portal

Portal penahan kabel untuk di teruskan beban tarikan kepada blok angkur ,di sela-sela vertikal nya ada besi tegak untuk menarik beban girder dan lantai

Sebelum mendirikan menara atau kolom perlu dipersiapkan alat-alat bantu seperti box bantu, seling, tacle dan sebagainya, selanjutnya ikuti prosedur sebagai berikut:
1. Cor angkur portal pada bangunan bawah
2. Dirikan box bantu
3. Dirikan kaki portal atau menara pada angkurnya
4. Pasang batang pengaku
5. Lanjutkan menyambung kaki menara atau portal ke segmen berikutnya.
6. Kencangkan semua baut yang ada.
7. Pasang dudukkan kabel ( sadel / roller)

3. Langkah Menarik Kabel Utama
1. Kuncikan ujung kabel utama pada blok angkur.
2. Tarik ujung kabel ke seberang sungai dengan bantuan seling yang dibentang.
3. Naikan kabel ke atas sadel atau dudukkan kabel dan pasang tutupnya.
4. Pasang ujung kabel ke blok angkur ujung yang satunya
5. Stel kabel utama dengan pesediaan resistan atau persediaan lenturan kabel sebelum dan sesudah dibebani

4. Langkah Memasang Hanger Utama dan Girder

Girder baja C Untuk menahan lantai kendaraan

1. Buatlah tangga gantung dari tambang atau bambu dan pasang pengait pada
ujungnya.
2. Gantungkan tangga pada kabel utama dan tali erat erat
3. Pasang hanger utama
4. Pasang angkur ujung jembatan
5. Stel rangkaian batang bawah
6. Stel batang vertikal ke batang bawah sekaligus pasangkan plat buhul
7. Stel batang melintang dan pagar.
8. Stel rangkaian batang bawah, batang vertikal dan batang melintang tersebut dengan hanger utama.
9. Stel batang rangkaian atas ke rangkaian yang sudah tergantung tersebut, sekaligus
batang tegak sandaran.
10. Pasang batang-batang diagonal dan kencangkan semua baut.
11. Lanjutkan pada segmen berikutnya dangan langkah awal merangkai batang bawah terlebih dahulu
12. Pelaksanaan pemasangan dapat dilakukan dari dua arah atau dari kedua ujung jembatan
13. Kencangkan semua baut

4. Langkah Memasang Railing dan Stel Kelengkungan

Relling Sandaran dari siku baja

Setelah struktur jembatan terpasang, maka langkah selanjutnya adalah memasang
batang sandaran (railling), stel kelengkungan dengan menggunakan walfer mur utama.

5. Langkah Memasang Kabel Angin

1. Bentangkan kabel angin dan tarik keseberang sungai.
Pasang ikatan angin pada kabel angin
2. Kencangkan kabel angin kanan-kiri

6. Langkah Memasang Papan Lantai Jembatan
Sebagai langkah terakhir dari pelaksanaan pemasangan jembatan gantung ini adalah
pemasangan papan lantai jembatan.

7. Pemeriksaan dan Testing
Setelah perakitan dan pemasangan jembatan selesai dianjurkan untuk mengadakan
pemeriksaan dan pengetesan sederhana sebagai berikut :
1. Periksa kembali ukuran-ukuran jembatan yang jelas, buat daftar penyimpangan
penyimpangan yang terjadi, kemudian dibuat gambar jembatan terpasang (As Built
Drawing). Dokumen ini disimpan baik-baik mungkin akan berguna dikemudian hari.
2. Periksa kembali kekencangan baut maupun klem-klem kabel.
3. Periksa kabel utama apakah telah berada pada kedudukan kabel (sadel) dengan tepat dan
lumasilah dengan gemuk untuk mengurangi keausan akibat gesekan.
4. Periksa kembali elevasi jembatan dan atur sesuai elevasi yang direncanakan
5. Periksa goyangan jembatan, dengan mengecek kekencangan ikatan angin
6. Cat kembali bagian-bagian yang lecet akibat pelaksanaan pemasangan.
7. Adakan uji pembebanan sederhana dengan uji beban 350 kg/m2.

Tags: #Jembatan Gantung

No related post!
Must read×

Top